Dokumentasi Budaya Lokal melalui Kegiatan Jagongan Naskah pada Komunitas Jangkah.id

  • Jihan Cindy Rachmawati Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Andriyana Fatmawati
  • Niken Ayu Kumala Sari
  • Astuti Nuraini
Keywords: documentation; local culture; jagongan naskah; jangkah.id community

Abstract

Jangkah.id sebagai komunitas budaya telah melakukan dokumentasi budaya lokal salah satunya kegiatan Jagongan Naskah. Dokumentasi budaya tersebut dilakukan atas dasar untuk melestarikan manuskrip baik dari segi fisik maupun isi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dokumentasi budaya lokal melalui kegiatan jagongan naskah pada komunitas Jangkah.id. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses dokumentasi Jagongan Naskah oleh komunitas Jangkah.id terbagi menjadi dua kegiatan, yaitu merekam dan mengelola. Kegiatan merekam dokumen dimulai dari persiapan pra-acara hingga pelaksanaan acara. Hasil dokumentasi dari kegiatan ini berupa video audiovisual, transkip video, dan buku. Sedangkan kegiatan dalam mengelola hasil dokumentasi, komunitas ini menyimpan video kegiatan Jagongan Naskah dengan menggunggah di YouTube Pura Pakualaman dan Google Drive serta mencadangkan di flashdisk.

References

Hakim. (2022, November 18). Dokumentasi budaya lokal melalui kegiatan Jagongan Naskah pada Komunitas Jangkah.id.

Indonesia. (2007). Undang-undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan.

Ismail, N. (2011). Konflik umat beragama dan budaya lokal. Lubuk Agung.

Mulyadi, S. W. (1994). Kodikologi Melayu di Indonesia. Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Nafisah, N. (2021). Pola dokumentasi manuskrip di perpustakaan museum Aceh dan pusat dokumentasi dan informasi Aceh. [Skripsi]. Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Purwono. (2020). Dasar-dasar dokumentasi (ed. 2). Universitas Terbuka.

Reitz, J. M. (2013). Online Dictionary for Library and Information Science: ODLIS. https://products.abc-clio.com/ODLIS.

Rianto, P. (2020). Modul metode penelitian kualitatif. Penerbit Komunikasi UII.

Sarinah. (2019). Ilmu sosial budaya dasar. Deepublish.

Sudarsono, B. (2016). Menuju era baru dokumentasi. LIPI Press.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutardi, T. (2007). Antropologi mengungkap keragaman budaya. Setia Purna Inves.

Tarakanita, D., Pungky Ayu Yulitasari, I., Sriyono, & Rinaldi, E. A. (2017). Peran komunitas pojok budaya dalam pelestarian kebudayaan lokal melalui cultural tourism di Bantul. Jurnal Penelitian Humaniora, 22(1), 45-56.

Published
2023-12-19
How to Cite
Jihan Cindy Rachmawati, Andriyana Fatmawati, Niken Ayu Kumala Sari, & Astuti Nuraini. (2023). Dokumentasi Budaya Lokal melalui Kegiatan Jagongan Naskah pada Komunitas Jangkah.id. Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia), 8(2), 25-33. https://doi.org/10.1234/jurnal ipi.v8i2.173
Section
articles